ibu rumah tangga
Motherhood

Ibu Rumah Tangga Bisa Apa?

Bisa banyak lah! Kerja menghasilkan uang, berkomunitas, ngerjain pekerjaan rumah tangga, dokter pertama keluarga, manajer keuangan, psikolog keluarga, penengah, penerjemah bahasa bayi, jadi blogger, YouTuber, freelancer, dan masih banyak lainnya. Huh hah, emosi!

Mendadak pengen nulis ini karena kemaren aku abis bikin microblog di Instagram tentang tema ini. Sebagai perempuan yang sudah menyandang status ibu dan mengalokasikan sebagian besar waktu untuk membersamai anak di rumah. Aku marah dong kalau sampai ada orang yang mengolok-ngolok profesi Ibu Rumah Tangga.

Karena pekerjaan sebagai IRT ini beneran nggak mudah. Aku selalu bilang kepada mereka yang meremehkan. ‘Believe me, nyari duit di luar rumah rasanya lebih mudah deh daripada ngurus anak, suami dan rumah selama 24/7′. Apa yang kamu harapkan dari menatap tembok terus-terusan, setiap hari, setiap waktu?

Mau bagaimana pun kondisinya, yang namanya IBU ya IBU. Tidak akan berubah jadi bapak. Mau dia bekerja di luar rumah atau pun di dalam rumah. Sekali lagi, IBU ya IBU. Mau ibu bekerja atau ibu rumah tangga, semuanya tetap bekerja di ranahnya masing-masing. Sekarang aku tanya, menurut kalian memang ibu kalau di rumah itu tidak bekerja?

Padahal pekerjaan ibu nih, kalau bisa dibedah satu persatu. Yakin deh, para suami nggak akan sanggup bayar biayanya. Mulai dari kebersihan, keuangan, kesehatan, ketahanan pangan, wisata, pendidikan. Kalau suami bayar orang lain untuk mendelegasikan semua itu, berapa biaya yang harus dihabiskan? Jutaan, bisa jadi puluhan juta juga, brother. Hah!

Jadi, ayok kita bangga dengan profesi kita sebagai IBU. Profesi ini mulia banget loh. Peradaban bangsa dimulai dari ibu kan? Bagaimana seorang ibu mendidik diri agar menjadi pribadi yang unggul dan tahan banting mengandung anak, mendidik dan memilih pendidikan yang baik untuk anak. (*)

Baca juga: Hilang Identitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.